Cari Blog Ini

Sabtu, 08 September 2012

a


mulanya duka kini menjadi lara

teman tiada hanyalah sendu
bila rindu mulai membara
itulah tanda cinta berpadu

hati berdetik dalam cahaya

seperti belati menikam dada
Cinta abadi kekal selamanya
Musim berganti tapi wajah takkan lupa


cinta datang tak berwaktu

perasaan senang,sedih dan pilu tak menentu
semua hadir tanpa permisi
untuk mencoba mengisi hati


ke cimanggis membeli kopiah

kopiah indah kan kau dapati
begitu banyak gadis yang singgah
hanya dinda yang memikat hati

jika aku seorang pemburu

anak rusa kan kudapati
jika dinda merasa cemburu
tanda cinta masih sejati


jalan-jalan ke kota paris

banyak rumah berbaris-baris
biar mati diujung keris
asal dapat dinda yang manis


Dari mana punai melayang

Dari paya turun ke padi
Dari mana datangnya sayang
Dari mata turun ke hati


Pucuk pauh delima batu

Anak sembilang di tapak tangan
Tuan jauh di negeri satu
Hilang di mata di hati jangan



meski hanya buah jambu

tapi ini bisa diramu
meskipun jarang ketemu
cintaku hanya untukmu


wahai serulig buluh perindu

suaranya memikatku
wahai gadis pujaanku
aku sangat cinta kamu


meski aku sudah kenyang

tetap harus minum jamu
perempuan yang ku sayang
bolehkah aku bertamu


hati-hati minum digelas

kalau terlepas pecahlah nanti
cinta hati selalunya ikhlas
cinta buta yang makan hati


cinta tak memandang bulu

cinta juga tak mengenal waktu
rasakan cinta dihatimu
betapa indah mengikis kalbu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

twitter

http://twitter.com/https://twitter.com/dede_desisetia :Ganti http://derita1425.blogspot.com/ dengan alamat Blog anda. :Ganti desisetia dengan nama anda.

love berjatuhan

taburan bintang

hi friend